SITUBONDO — Seorang warga Desa Gadingan, Abdurrahman, bersyukur atas bantuan ternak yang diterima melalui program kerohiman bagi masyarakat terdampak pembangunan Bandara KHR. Asad Syamsul Arifin (KASA) di Kecamatan Banyuputih, Situbondo.
“Alhamdulillah, sapi dan kambing yang diberikan kondisinya bagus dan sehat semua. Kami berharap ternak ini bisa kami pelihara dengan baik untuk menambah penghasilan keluarga,” kata Abdurrahman, Rabu (11/3/2026).
Menurut dia, bantuan tersebut sangat membantu warga, khususnya buruh tani yang terdampak pembangunan bandara. Ia berharap ternak yang diterima dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarganya.
Sementara itu, petugas kesehatan hewan Dinas Peternakan, Andri Kusuma Wardana, mengatakan seluruh ternak yang disalurkan kepada warga telah melalui pemeriksaan kesehatan.
“Kita periksa sekitar 150 ekor sapi, kemudian domba jantan 150 ekor dan domba betina 150 ekor. Semuanya dalam keadaan sehat dan tidak ada kendala apa pun,” ujar Andri.
Ia menambahkan, proses seleksi kesehatan ternak dilakukan sesuai kesepakatan antara penyedia ternak dan pihak terkait sebelum penyaluran kepada warga.
“Jadi prosesnya dilakukan sesuai kesepakatan antara penyedia ternak dan pihak-pihak yang terlibat, yang telah ditandatangani bersama,” katanya.
Camat Asembagus Faishol Afandi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan bantuan kerohiman kepada masyarakat yang terdampak pembangunan Bandara KASA Situbondo.
“Kegiatan ini merupakan penyaluran bantuan kerohiman dengan jumlah penerima 150 orang, terdiri dari 86 warga dari Kecamatan Banyuputih, kemudian dari Kecamatan Jangkar dan beberapa kecamatan lainnya,” kata Faishol.
Pantauan di lapangan, sebanyak 150 buruh tani terdampak pembangunan Bandara KHR. Asad Syamsul Arifin (KASA) di Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, menerima bantuan ternak sapi dan sepasang domba.[]