SITUBONDO — BRI Branch Office Situbondo terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui akses pembiayaan, layanan perbankan, dan pendampingan usaha. Salah satu nasabah yang merasakan dukungan tersebut adalah Waroeng Kopi Kayumas milik Didik Suryadi di Kecamatan Asembagus, Situbondo.
Branch Office Head BRI Situbondo Ary Juwono mengatakan pendampingan terhadap UMKM tidak berhenti pada pemberian akses pembiayaan. BRI juga berupaya mengikuti perkembangan kebutuhan pelaku usaha agar layanan perbankan dapat mendukung peningkatan kapasitas bisnis.
"BRI berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberdayakan pelaku UMKM agar mampu tumbuh dan naik kelas," ujar Ary saat dikonfirmasi pada Jumat (28/8/2026).
Menurut dia, perjalanan Waroeng Kopi Kayumas menjadi salah satu gambaran bagaimana akses pembiayaan yang dibarengi pengelolaan usaha dan pendampingan dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan kapasitas bisnis.
"Waroeng Kopi Kayumas menunjukkan bagaimana akses pembiayaan dapat mendukung pengembangan kapasitas usaha, penciptaan lapangan kerja, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di daerah," katanya.
Pada awalnya, perjalanan Waroeng Kopi Kayumas bersama BRI dimulai pada tahun 2015 melalui BRI Unit Jangkar. Seiring perkembangan usaha, layanan perbankan Didik kemudian berlanjut melalui BRI Unit Asembagus dengan dukungan pembiayaan yang disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan usahanya.
Kini, seluruh fasilitas pinjaman tersebut telah lunas. Meski demikian, hubungan Didik dengan BRI tetap berlanjut. Saat ini, ia mempercayakan layanan keuangannya kepada BRI sebagai nasabah simpanan.
Perkembangan usaha Didik juga berdampak pada masyarakat sekitar. Waroeng Kopi Kayumas kini telah menyerap enam tenaga kerja.
Selain mengelola Waroeng Kopi Kayumas, Didik menjalankan usaha suplai kopi dan Kayumas Coffee. Usaha suplai kopi mencatat omzet rata-rata sekitar Rp60 juta per bulan, sedangkan Kayumas Coffee membukukan omzet sekitar Rp50 juta per bulan.
"Seiring perkembangan bisnis, alhamdulillah kami mencatat pertumbuhan usaha sekitar 10-15 persen," kata Didik.
Salah satu lokasi Kayumas Coffee berada di Jalan Raya Asembagus, tepat di depan Kantor Kecamatan Asembagus. Kedai tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan produk kopi sekaligus memperluas pasar.
Didik mengatakan dukungan BRI yang diterimanya selama menjadi nasabah tidak hanya berupa akses pembiayaan. Menurut dia, pendampingan dan pelayanan BRI juga turut membantu perjalanan pengembangan usahanya.
"Sejak awal menjadi nasabah BRI, kami tidak hanya mendapatkan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan dan dukungan dalam mengembangkan usaha," ujar Didik.
Ia mengatakan BRI turut membantu menyesuaikan kebutuhan layanan perbankan dengan perkembangan usahanya.
"BRI selalu hadir memberikan pelayanan dan membantu kami menyesuaikan kebutuhan perbankan dengan perkembangan usaha. Dukungan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Waroeng Kopi Kayumas hingga bisa berkembang seperti sekarang," katanya.
Didik mengatakan perkembangan usaha tersebut mendorongnya untuk terus mengembangkan Kayumas Coffee sekaligus mempertahankan usaha suplai kopi.
"Kami bersyukur usaha terus berkembang. Selain usaha suplai kopi, Kayumas Coffee juga terus kami kembangkan. Harapannya, usaha ini bisa semakin maju, membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," ujar Didik.
Ary mengatakan hubungan BRI dengan pelaku UMKM juga tetap dapat berlanjut setelah fasilitas pembiayaan selesai. Menurut dia, kebutuhan layanan keuangan pelaku usaha dapat berubah mengikuti perkembangan bisnis.
"Bagi BRI, keberhasilan nasabah dalam mengembangkan usahanya merupakan bagian penting dari upaya pemberdayaan UMKM," kata Ary.
Dari sisi tersebut, BRI berharap Waroeng Kopi Kayumas dapat terus berkembang dan menjadi salah satu contoh bagi pelaku UMKM lain di Situbondo.
"Dari awal memperoleh pembiayaan hingga usahanya semakin berkembang dan fasilitas pinjamannya telah lunas, kami berharap Waroeng Kopi Kayumas dapat terus bertumbuh dan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya di Situbondo," pungkas Ary.
BRI Situbondo berkomitmen akan terus mendorong pelaku UMKM melalui akses pembiayaan, layanan keuangan, dan pendampingan berkelanjutan. Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah.[]