SITUBONDO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satu kisah suksesnya datang dari Warung Soto H. Fauzi, kuliner legendaris Situbondo yang kini mampu membukukan omzet rata-rata Rp15 juta per hari dan menyerap 22 tenaga kerja. Kisah perkembangan usaha tersebut disampaikan BRI Cabang Situbondo pada Kamis (16/7/2026).
Warung Soto H. Fauzi berdiri sejak 1960 di kawasan depan PG Panji dan kini dikelola Munawaroh, generasi keempat keluarga pendiri. Untuk memperluas jangkauan pasar, usaha kuliner khas Situbondo tersebut membuka cabang di Jalan Ahmad Yani pada 2005.
Pengembangan usaha berjalan seiring dukungan pembiayaan dari BRI. Pada 2015, Warung Soto H. Fauzi memperoleh fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR). Selanjutnya, pada 2017, usaha tersebut menerima pembiayaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sebesar Rp50 juta. Saat ini, Warung Soto H. Fauzi menjadi nasabah KUR BRI dengan plafon pembiayaan mencapai Rp200 juta.
Pemimpin Cabang BRI Situbondo, Ary Juwono, mengatakan Warung Soto H. Fauzi menjadi bukti bahwa akses pembiayaan yang tepat mampu mendorong UMKM berkembang sekaligus memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.
"BRI percaya bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Warung Soto H. Fauzi menjadi contoh nyata bagaimana akses pembiayaan yang tepat dapat mendorong pelaku usaha untuk terus berkembang, membuka lapangan pekerjaan, serta menjaga keberlangsungan usaha yang telah diwariskan lintas generasi," kata Ary.
Menurut Ary, komitmen BRI tidak berhenti pada penyaluran kredit. Perseroan juga terus menghadirkan pendampingan dan layanan keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, dan naik kelas.
“Semakin banyak UMKM yang tumbuh, semakin besar pula kontribusinya terhadap perekonomian daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Munawaroh mengaku dukungan pembiayaan dari BRI menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan mengembangkan usaha keluarga yang telah dirintis sejak 1960.
"Sejak menjadi nasabah BRI, kami merasakan manfaat pembiayaan yang membantu pengembangan usaha, mulai dari penambahan fasilitas, peningkatan kapasitas produksi, hingga penguatan modal kerja," ujarnya.
Munawaroh mengatakan, menjaga kualitas rasa tetap menjadi prioritas utama di tengah perkembangan usaha. Menurutnya, tambahan modal dari BRI memberikan ruang untuk berinovasi dan meningkatkan kapasitas usaha tanpa mengurangi cita rasa khas yang selama ini menjadi identitas Warung Soto H. Fauzi.
Ia juga bersyukur usahanya kini mampu menyerap 22 tenaga kerja dan terus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
"Kami bersyukur usaha ini dapat terus berkembang dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Karena itu kami menjaga kualitas produk dan pelayanan agar tetap menjadi salah satu ikon kuliner khas Situbondo," pungkasnya.[]