BRI Situbondo Dampingi Apotek Olean Farma Berkembang, Omzet Tembus Rp3 Juta Per Hari

BRI Situbondo Dampingi Apotek Olean Farma Berkembang, Omzet Tembus Rp3 Juta Per Hari

SITUBONDO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui akses pembiayaan dan layanan perbankan.

Hal tersebut terlihat saat Pemimpin Cabang BRI Situbondo Ary Juwono mengunjungi Apotek Olean Farma milik Rydo Yuliono di KP Tenggir Barat RT 003/RW 007, Desa Tenggir, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Kamis (17/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya BRI melihat secara langsung perkembangan usaha nasabah sekaligus pemanfaatan pembiayaan yang diberikan.

Ary Juwono mengatakan, pembiayaan produktif menjadi salah satu bentuk pendampingan BRI kepada pelaku usaha untuk memperkuat modal dan mengembangkan kapasitas bisnis.

"BRI terus berkomitmen memberikan akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Kami berharap pembiayaan yang dimanfaatkan nasabah dapat digunakan secara produktif untuk memperkuat usaha dan meningkatkan kapasitas bisnis," ujar Ary.

Menurut Ary, pendampingan terhadap nasabah tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan, tetapi juga melihat perkembangan usaha secara langsung. Pertumbuhan bisnis nasabah diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar.

"Ketika usaha nasabah berkembang, ada dampak ekonomi yang ikut dirasakan masyarakat. Karena itu, kami terus mendampingi pelaku usaha agar dapat memanfaatkan pembiayaan secara produktif sehingga usahanya semakin kuat dan berkelanjutan," katanya.

Apotek Olean Farma menjadi salah satu nasabah BRI Situbondo yang telah memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut. Rydo Yuliono tercatat menjadi nasabah BRI sejak 2020.

Pada 2026, Rydo memperoleh fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp200 juta. Pembiayaan tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan dan pengembangan usaha apotek yang berada di Desa Tenggir tersebut.

Saat ini, Apotek Olean Farma mencatat omzet sekitar Rp3 juta per hari. Usaha tersebut juga mengalami peningkatan omzet sekitar 10 hingga 15 persen dan telah mempekerjakan empat orang.

Rydo mengatakan, menjadi nasabah BRI selama beberapa tahun memberikan dukungan dalam perjalanan pengembangan usahanya.

"Sejak menjadi nasabah BRI pada 2020, kami merasakan manfaat layanan dan pembiayaan untuk mendukung perjalanan usaha. Tahun 2026 ini kami mendapatkan KUR sebesar Rp200 juta yang kami gunakan untuk kebutuhan dan pengembangan Apotek Olean Farma," kata Rydo.

Perkembangan usaha tersebut, lanjut Rydo, semakin terlihat dari peningkatan omzet dan bertambahnya tenaga kerja yang terlibat dalam operasional apotek.

"Sekarang omzet kami sekitar Rp3 juta per hari, dengan peningkatan sekitar 10 sampai 15 persen. Kami juga sudah memiliki empat pegawai. Harapannya, usaha ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," ujarnya.

Kunjungan Ary Juwono ke Apotek Olean Farma sekaligus memperlihatkan pendampingan BRI terhadap nasabah di tingkat lokal. Bagi Rydo, akses pembiayaan menjadi salah satu bagian dari upaya menjaga sekaligus mengembangkan usaha yang telah berjalan selama beberapa tahun.

Sementara bagi BRI, perkembangan Apotek Olean Farma menjadi salah satu gambaran pemanfaatan pembiayaan KUR untuk mendukung aktivitas usaha dan membuka lapangan pekerjaan di lingkungan sekitar.[]

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index